Entries from August 2005 ↓

Nostalgia bola-bola mata

:malam itu masih gelap seperti malam-malam lainnya. Udarapun sama, masih dingin saja dan tidak mau diusik. Perlahan dengan jenuh tuts-tuts keyboard menekan dirinya sendiri, meninggalkan jejak jejak barisan kata di layar monitor.

"Aku memang bukan Tuhan bukan pula hambanya", terdengar suara itu berbisik

*cling!

Nostalgia Bola-bola Mata

Berpuluh tahun lalu kau wakilkan jiwamu padaku,

dari seluruh rindu dan keinginan

kau takarkan harapan

asa

dan juga semangat di dalamnya,

kau yakinkan aku

:tak ada perjuangan yang sia-sia.

Aku terdiam

lama mengadukan kedua bola mata kita yang semakin basah entah karena apa

aku terdiam

hingga guntur, topan badai, gunung, lembah, dan semua chaos itu tak tahu harus berbuat apa untuk menenggelamkan keheningan kita. aku terhanyut…

tuk… tuk… tuk… tuk… tuk… tuk…tuk… tuk… tuk…

Kini aku kembali

aku datang membayar semua janjii yang telah kau beri

aku kembali untuk menatapmu

untuk merasakan kembali semua

Aku kembali

aku telah kembali bundaku untukmu,

untuk menatap bola-bola matamu bola-bola mata yang tak bisa bersuara namun mampu berteriak

MERDEKA!

Jakarta, 15 Agustus 2005

Hary Lasmana